"Para nelayan melaporkan adanya 198 imigran asal Myanmar yang menggunakan perahu kayu di perairan Aceh," ujar salah seorang anggota patroli TNI Angkatan Laut, seperti dikutip AFP, Selasa (3/2/2009).
Menurut petugas tersebut, ratusan manusia perahu yang ditangkap mengaku dibuang oleh para pejabat Thailand ke laut. Hingga akhirnya mereka terombang-ambing di lautan. Para migran berasal dari kelompok minoritas Suku Rohingya yang beragama Islam.
Sebelumnya Departemen Luar Negeri (Deplu) juga menyatakan adanya 190 manusia perahu yang terdampar di Sabang pada 7 Januari lalu. Migrasi ratusan warga perbatasan Bangladesh-Myanmar tersebut disinyalir karena motif ekonomi.
Pihak Deplu juga saat ini sedang memverifikasi status kewarganegaraan mereka. Hal ini dilakukan untuk menentukan kebijakan pemulangan mereka, apakah ke Bangladesh atau ke Myanmar.
(mad/nrl)











































