Informasi itu disimpulkan Departemen Luar Negeri (Deplu) setelah melakukan proses verifikasi tahap pertama pada para manusia perahu yang terdampar awal Januari itu.
"Dari putaran pertama jelas bahwa motif keberangkatan mereka untuk cari kehidupan ekonomi yang lebih baik. Dengan kata lain economy migrant. Kita tidak simpulkan mereka ada motivasi politik dengan mencari suaka politik," ujar Menlu Hassan Wirajuda.
Hassan menyampaikan hal itu usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2009).
Dari verifikasi tahap pertama pula diketahui manusia perahu ini adalah Suku Rohingya yang beragama Islam, yang menghuni perbatasan Myanmar-Bangladesh. Mereka, menurut Hassan, sudah menghadapi banyak masalah 10 tahun terakhir, utamanya dengan masalah pengungsian.
Semua hasil temuan itu, sedang diverifikasi lagi oleh Deplu, untuk mengambil kebijakan proses pemulangan manusia perahu, apakah ke Bangladesh atau ke Myanmar. (nwk/irw)











































