"Ya dia adalah Evi Darlina boru Bukit bukan Debi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Zulkarnain di kantornya Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (2/2/2009).
Menurut Zulkarnain, sampel darah keluarga Evi yang datang dari Brastagi, Medan, sudah dicocokkan dengan korban. "Hasil tes DNA-nya identik dengan keluarganya," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil otopsi menunjukkan adanya pencekikan yang menyebabkan korban kekurangan nafas. Di bagian dagu wanita bertahi lalat di dahi kanan itu ditemukan bekas-bekas suntikan silikon.
Mayat Evi sebelumnya disebut-sebut bernama Cut Debika. Hal itu berdasarkan pengakuan dari sejumlah teman-teman kos Debi di Gang Sawo, Tebet, Jakarta Selatan. Belakangan, muncul keluarga Evi yang mengaku jenazah tersebut merupakan jenazah Evi. Mereka bahkan membawa ijazah Evi semasa SMU. Polisi pun akhirnya mencocokkan sidik jari Evi di ijazah dengan mayatnya. (gus/iy)











































