"Padahal brankasnya gede banget, pintunya saja dua lapis. Bisa dijebol mungkin pakai linggis," kata satpam Politeknik Swadarma, Nurdin, di TKP, kepada detikcom, Senin (2/2/2009).
Menurut Nurdin, isi brankas uang puluhan juta rupiah. Selain menggasak brankas, puluhan dokumen di kantor bagian belakang acak-acakan dan berantakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan bukti-bukti yang tertinggal, diduga pelaku lebih dari satu orang. Pelaku diduga masuk politeknik dengan melewati pagar belakang dengan cara memotong kawat berduri. Kemudian masuk ke dalam ruangan dengan mencongkel kaca jendela. Terlebih lagi suasana pada dini hari yang hujan dan sepi sangat mendukung politeknik dibobol maling.
"Semalam kami jaga tapi hanya di depan. Kami nggak nyangka orang semalam hujannya gede banget," ujar salah satu satpam lainnya, Rusli Jaya.
Lokasi politeknik ini bersampingan denagn kantor cabang umum (KCU) BNI 46. Kasus ini kini ditangani Polres Jaksel.
(nik/nrl)











































