Hal itu dilontarkan Abbas dalam konferensi pers di Kairo, Mesir. Abbas berada di Kairo untuk menemui Presiden Mesir Hosni Mubarak.
"Mereka telah mempertaruhkan darah rakyat Palestina beserta nasib dan impian serta aspirasi mereka untuk sebuah negara independen Palestina," tuding Abbas seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (2/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum lama ini Khaled Meshaal, yang mengepalai politburo Hamas dari Damascus, Suriah mencetuskan, PLO telah kuno dan dia menyerukan adanya "otoritas nasional yang baru".
"Mereka harus mengakui dengan jelas bahwa PLO merupakan satu-satunya perwakilan legal rakyat Palestina dan setelah itu baru bisa ada dialog," tegas Abbas.
(ita/iy)











































