"Ini adalah langkah yang harus dilanjutkan sebagai bentuk tanggung jawab warga Irak bagi masa depannya," ujar Obama di Washington, sebagaimana dilansir AFP, Minggu (1/2/2009).
Obama juga mengapresiasi para penjaga keamanan di Irak dalam pemilu yang berlangsung di 18 provinsi tersebut. "Para tenaga bantuan dari PBB dan lembaga pemilu Irak juga sudah bekerja secara profesional, meski dibawah tekanan," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilu di Irak merupakan langkah awal proses rekonsiliasi warga setelah hampir 5 tahun 'diduduki' Amerika Serikat. Setelah era Saddam Husein, kini warga Irak berharap pada pemerintahan baru yang lebih demokratis.
Sejak dilantik pada 20 Januari lalu, Obama sudah berjanji akan meninggalkan Irak. Rencananya, Obama juga akan segera meninggalkan 'perburuan' Al-Qaeda di Afganistan. (mad/mad)











































