"Kita sudah telusuri ke Kenya. Kita belum dapat identitasnya," ujar juru bicara Deplu Teuku Faizasyah kepada detikcom, Minggu (1/2/2009).
Menurut Faiz, begitu ia biasa disapa, pihaknya tidak ingin terlalu cepat mempercayai kabar bahwa itu adalah WNI. "Dulu juga ada seperti ini, tapi ternyata bukan. Suka tertukar dengan warga Malaysia," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut pemerintah Malaysia, mereka diperlakukan dengan baik," pungkasnya. (mad/mpr)











































