"Mendekati pemilu kita akan tingkatkan operasi kejahatan jalanan dan premanisme," ujar Kapolres Jakarta Selatan (Jaksel) Kombes Pol Chairul Anwar dalam konferensi pers di Polres Jaksel, Jl Wijaya II, Minggu (1/2/2009).
Menurut Chairul, dari 146 preman yang terjaring 99 orang masih dalam penyelidikan. Apabila tidak terbukti bersalah mereka akan dilakukan pembinaan.
"Sedangkan 47 orang lainnya sudah ditetapkan menjadi tersangka dengan dijerat pasal 363, 365, 368 KUHP," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, lanjutnya, para preman juga melakukan penodongan dengan hipnosis dan penjambretan. Mengenai barang bukti yang berhasil diamankan oleh polisi, adalah uang tunai, senjata rakitan, kunci leter 'T' dan senjata tajam.
"Aksi premanisme menambah beban masyarakat," pungkasnya. (did/nrl)











































