"Dulu waktu saya tanya katanya dosen di ITB," ujar petugas sekuriti yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom, Jumat (30/1/2009).
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Ketua Rukun Tetangga (RT) tempat lingkungan Amaryanto. "Dulu saya kenalan, pas ibunya sakit. Katanya dia dosen ITB, Lulusan Amerika", ujar Ketua RT 06, Barnas, saat ditemui detikcom di kediamannya.
Baik Barnas maupun warga sekitar yang berhasil ditemui detikcom, merasa ragu jika Amaryanto yang sejak 2 tahun lalu tinggal di lingkunganya adalah seorang dosen. Sebab gaya bicaranya tidak menunjukkan kapasitas intelektual yang mumpuni
"Dari cara ngomongnya kelihatan sangat tidak intelektual, muter-muter tidak karuan. Tidak fokus sudah begitu sosialasinya dengan warga sekitar buruk," ujar Barnas.
Amaryanto yang saat ini menjadi kunci untuk bisa mengetahui keberadaan Mira Sartika ketika pindah pun tidak memberitahu kepada Ketua RT setempat tempat ia tinggal selama ini.
"Dia jual rumah sampai pindah pun saya tidak diberitahu. Padahal Kartu Keluarga (KK) atas nama ibunya, Kusumo Wardoyo masìh di tempat saya. Harusnya diambil buat di tempat baru nantinya," ujar Barnas bernada jengkel. (her/gah)











































