Keberangkatan guru SMP dan SMA Indonesia ke Australia dilakukan dalam tiga tahap pada rentang waktu 2008-2010. Tahap pertama guru yang berangkat ke negeri Kangguru ini berjumlah 30 orang. Kelompok pertama berkunjung keΒ Australia selama tiga pekan sejak 9 hingga 27 Maret 2009.
30 Orang guru tersebut berasal dari sekolah SMP dan SMU di lima provinsi, yaitu Bali, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Barat. Mereka merupakan Guru dari berbagai bidang studi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Guru Indonesia juga akan menjalani program pembelajaran, kebudayaan tentang masyarakat, sejarah dan isu kontemporer," ujar Melinda di Lembaga Pelatihan IALF jalan Sesetan, Denpasar, Jumat (30/1/2009).
Saat ini, para guru menjalani pelatihan di Denpasar. Mereka dibekali budaya masyarakat dan siswa di Australia.
"Kita berharap setelah kembali ke Indonesia, mereka dapat meneruskan program pertukaran sistem pembelajaran dan budaya dengan menggunakan internet sebagai platform komunikasi berkelanjutan bagi pelajar kedua negara," kata Melinda.
Kelompok kedua dan ketiga akan berangkat pada buln Agustus 2009 dan 2010. Salah seorang guru bidang studi Bahasa Inggris asal SMUN 4 Denpasar Putu Era Surya Adnyani berharap dapat memahami kemudian menerapkan sistem belajar mengajar Australia di sekolahnya. (gds/djo)











































