KSAL Keluhkan Pertamina Sulit Beri Bahan Bakar

KSAL Keluhkan Pertamina Sulit Beri Bahan Bakar

- detikNews
Jumat, 30 Jan 2009 11:49 WIB
KSAL Keluhkan Pertamina Sulit Beri Bahan Bakar
Jakarta - KSAL Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno membantah TNI AL dinilai lambat dalam merespons kecelakaan di laut. Menurut KSAL, kerjasama yang kurang baik dari Pertamina membuat KSAL susah memperoleh bahan bakar sehingga kapal terlambat sampai di tempat kejadian.

"Ada yang menyatakan AL terlambat. Saya katakan tidak ada masalah," ujar KSAL dalam acara rapat pimpinan TNI AL di Markas Besar TNI AL, Cilangkap, Jakarta (30/1/2009).

Menurut KSAL, pihaknya menerima laporan tenggelamnya kapal di perairan Majene Minggu 11 Januari 2009 pukul 19.00 WIB. Setelah menerima laporan, dirinya langsung menginstruksikan kapal TNI AL berangkat pukul 20.00. "Tapi kendalanya bahan bakar yang tidak ada, tidak cukup," keluh KSAL.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KSAL melanjutkan, setelah pihaknya nego cukup lama dengan Pertamina akhirnya bahan bakar didapat.

"Ini kan sangat ironi. Apakah kita bisa bikin bahan bakar sendiri? Apa kapal bisa bergerak tanpa bahan bakar? Bisa kalau kapalnya didayung," kata KSAL.

KSAL menyesalkan sikap Pertamina. Seharusnya Pertamina memberikan dukungan terhadap kerja TNI AL. "Sehingga kerja kami bisa lebih baik lagi," pungkas KSAL.

KM Teratai Prima karam di Laut Majene pada 11 Januari. Sedikitnya 200 orang tak ditemukan hingga kini.
(nik/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads