Hal tersebut tergambar dari rintihan suara Euis Kartika (52), ibunda Mira. "Pulang Nak, kami sekeluarga merindukanmu," ungkap Euis dengan nada bergetar sembari meneteskan air mata saat detikbandung menyambangi rumahnya, Kamis (29/1/2009).
Euis tak habis pikir apa gerangan apa yang menyebabkan Mira enggan jujur soal gerak-gerik keberadaannya. Padahal, kata Euis, antara keluarga dan Mira tidak dilanda problem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kakak tertua Mira, Andri Rahelan (32), merasakan hal serupa. Menurutnya, tingkah aneh adiknya itu menciptakan rasa was-was. Mira yang dikenal terbuka,Β bak kilat menjadi pribadi tertutup.
"Kami sekeluarga selalu berdoa agar Mira kembali berkumpul di Bandung. Saya yakin, Mira akan pulang," urainya. (bbp/nrl)










































