Monumen sepatu ini dibangun di kota Tikrit, kota kelahiran mantan Presiden Irak Saddam Hussein. Monumen yang diresmikan pada Kamis (29/1/2009) itu memiliki tinggi 2 meter dengan warna perunggu. Bagian dalam sepatu dihiasi tanaman rimbun yang terbuat dari plastik.
Monumen ini dibangun di lahan yang cukup luas yang terlihat gersang. Agar terlihat makin indah, di bagian depan monumen ditanami tanaman berbunga pink. Di bagian dinding monumen juga ada surat yang bertuliskan, "Muntazar, puasa sampai pedang membatalkannya dengan darah, diam sampai mulut kami bicara yang benar."
Fatin Abdul Qadir, Ketua Organisasi Anak-anak dan Yatim Piatu di kota Tikrit mengatakan monumen yang memiliki berat satu setengah ton yang dibangun oleh Laith Al Amiri itu diberi nama 'Monumen Kejayaan dan Kedermawanan'. "Monumen ini merupakan ekpresi terkecil atas apresiasi kami untuk Muntazar, karena hati warga Irak dihibur dengan lemparan (sepatu) nya," kata dia seperti dikutip Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(asy/asy)











































