Monumen Sepatu untuk Muntazar Al Zaidi

Monumen Sepatu untuk Muntazar Al Zaidi

- detikNews
Jumat, 30 Jan 2009 06:54 WIB
Monumen Sepatu untuk Muntazar Al Zaidi
Jakarta - Aksi pelemparan sepatu oleh wartawan Irak Muntazar Al Zaidi ke wajah Presiden AS George W Bush Desember 2008 lalu masih terus membekas di benak warga Irak. Sebagai penghormatan terhadap Muntazar, sebuah monumen sepatu yang berukuran besar dibangun di Irak.

Monumen sepatu ini dibangun di kota Tikrit, kota kelahiran mantan Presiden Irak Saddam Hussein. Monumen yang diresmikan pada Kamis (29/1/2009) itu memiliki tinggi 2 meter dengan warna perunggu. Bagian dalam sepatu dihiasi  tanaman rimbun yang terbuat dari plastik.
 
Monumen ini dibangun di lahan yang cukup luas yang terlihat gersang. Agar terlihat makin indah, di bagian depan monumen ditanami tanaman berbunga pink. Di bagian dinding monumen juga ada surat yang bertuliskan, "Muntazar, puasa sampai pedang membatalkannya dengan darah, diam sampai mulut kami bicara yang benar."

Fatin Abdul Qadir, Ketua Organisasi Anak-anak dan Yatim Piatu di kota Tikrit mengatakan  monumen yang memiliki berat satu setengah ton yang dibangun oleh Laith Al Amiri itu diberi nama 'Monumen Kejayaan dan Kedermawanan'. "Monumen ini merupakan ekpresi terkecil atas apresiasi kami untuk Muntazar, karena hati warga Irak dihibur dengan lemparan (sepatu) nya," kata dia seperti dikutip Reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga saat ini, Muntazar Al Zaidi masih ditahan pemerintah Irak. Menurut kerabatnya, Muntazar mengalami patah tulang saat ditangkap aparat setelah melempar sepatu kepada Bush. Belum jelas, kapan dia akan disidang. Atas ketidakpastian nasibnya, Muntazar sempat berencana meminta suaka politik kepada pemerintah Swiss.
(asy/asy)


Berita Terkait