kawanan pencopet dalam bus. Empat pencopet ini menamakan dirinya sebagai
Geng Putus.
"Masyarakat pengguna bus sering merasa diresahkan oleh aksi pencopet ini," kata Kasat Jatanras Polda Metro AKBP Nico Afinta kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (28/1/2009).
Keempat tersangka ditangkap saat bus Metromini 85 jurusan Lebak Bulus - Kalideres saat berhenti di depan Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan pukul 10.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(39), Tabrani alias Kecil (40)dan Ariyanto alias Ari (28). Dalam aksinya tersebut, kawanan pencopet ini menggunakan kata sandi 'putus' apabila telah selesai melakukan aksinya. Pelaku, mempunyai peran masing-masing dalam melakukan aksinya.
"Ada yang menjadi pemetik, dan ada yang menjadi pendorong korban,"katanya.
Agar tidak diketahui aksinya, pelaku membidik bus yang berpenumpang penuh. Dengan mendorong-dorong sasarannya, salah seorang pelaku diam-diam mengambil
handphone milik korban.
Dengan cara estafet, handphone pun berpindah tangan ke pelaku lainnya yang berdiri di dekat pintu. Setelah berhasil membawa handphone, pelaku kemudian turun dari dalam bus.
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit handphone Nokia 2626 tanpa sim card dan baju batik warna dasar hitam bercorak kembang kecil warna putih. (mei/nwk)











































