Jakarta - Kondisi korban tewas helikopter Super Puma Pelita Air Service yang terguling di Lapangan Terbang Pondok Cabe, Tengerang, Banten, sangat mengenaskan. Belum ada keluarga yang datang untuk mengambil jenazah di RS Fatmawati.
Pantauan detikcom di RS Fatmawati, Kamis (29/1/2009), mayat teknisi Sri Setiabudi (44) warga perumahan Bumi Pelita Kencana Blok A, Pondok Cabe, bagian dada terbelah.
Korban kedua, teknisi Ahmad Suparja (52), warga kampung Gondrong, Cipondoh, Tangerang, kondisi mayat terpotong-potong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 12.00 WIB, Tim Forensik dari RS Fatmawati masih menyambungkan potongan tubuh mayat Sri Setiabudi.
(nik/iy)