Insiden ini menyebabkan dua teknisi yang sedang berada di dekat heli tersebut tersambar baling-baling hingga tewas.
"Begitu ground up, mesin hidup, tiba-tiba terguling menyamping ke kiri menyambar teknisi di luar, kena baling-balingnya," ujar Kepala Puskom Publik Dephub Bambang S Ervan kepada detikcom, Kamis (29/1/2009).
Sementara itu VP Corporate Secretary Pelita Air Service Guntur Winarko mengatakan, kedua teknisi yang menjadi korban bernama Ahmad Suparja dan Sri Setyabudii. Keduanya tewas dan dibawa ke RS Fatmawat.
(gus/nrl)











































