"Serangan udara terjadi pada lokasi yang digunakan untuk memproduksi senjata-senjata di daerah Kota Rafah menyusul tembakan roket ke Israel selatan di malam hari," kata juru bicara militer Israel pada kantor berita AFP, Kamis (29/1/2009).
Menurut saksi mata, serangan udara itu terjadi di Rafah timur, sebuah daerah yang dikenal memiliki terowongan-terowongan yang diduga digunakan untuk menyelundupkan senjata bagi kelompok Hamas. Tak ada yang terluka dalam serangan Israel tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok Brigade Martir Al-Aqsa kemudian mengklaim sebagai pelaku serangan roket itu. Kelompok ini merupakan cabang faksi Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Situasi di Gaza kembali memanas setelah bom yang diledakkan militan Palestina menewaskan seorang tentara Israel yang sedang berpatroli di dekat perbatasan Gaza pada Selasa, 27 Januari lalu. Israel membalas bom tersebut dengan gempuran ke Gaza yang menewaskan seorang petani setempat. Israel juga melancarkan serangan udara yang melukai tiga orang dan membombardir terowongan-terowongan di perbatasan Gaza-Mesir. (ita/iy)











































