Korban diyakini merupakan korban penyerangan LRA di sebuah desa di Provinsi Oriental pada 16 Januari lalu. Demikian seperti dikutip dari new.com.au, Kamis (29/1/2009).
"Di provinsi tersebut, dilaporkan 100 mayat ditemukan. Mayat itu merupakan korban serangan kaum pemberontak," kata juru bicara Monuc, Letnan Kolonel Jean Paul Dietrich.
Dietrich mengatakan, serangan yang menimbulkan korban sebanyak itu hanya dilakukan oleh 13 anggota LRA. 4 Orang juga dilaporkan tewas ketika terjadi insiden penembakan pada 17 dan 19 Januari. (irw/lrn)











































