Setelah 22 Tahun, Pemimpin Kuba Kembali Kunjungi Rusia

Setelah 22 Tahun, Pemimpin Kuba Kembali Kunjungi Rusia

- detikNews
Kamis, 29 Jan 2009 03:37 WIB
Setelah 22 Tahun, Pemimpin Kuba Kembali Kunjungi Rusia
Moskow - Presiden Kuba Raul Castro melakukan kunjungan pertamanya ke Rusia. Kunjungan pemimpin rakyat Kuba ini adalah pertamakali sejak Fidel Castro menghadiri Kongres Partai Komunis tahun 1986.

"Dari kunjungan ini, kami berharap untuk memperkuat dan menkonsolidasi apa yang telah kita capai bersama. Dan ini penting untuk membuat satu langkah bagi arah kita," kata Castro dalam sebuah interview yang disiarkan oleh stasiun televisi setempat, Vesti 24, seperti dilansir Reuters, Rabu (28/1/2009)

Moskow adalah rekan yang sering membantu Kuba selama Perang Dingin. Pertemuan kedua negara ini menandakan mereka ingin kembali menyalakan sesuatu dari persekutuannya dahulu setelah surut akibat runtuhnya Uni Soviet pada 1991.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, Rusia dan Kuba berencana untuk menandatangani beberapa perjanjian. Perjanjian ini akan memajukkan kerjasama di bidang perdagangan, ekonomi, keuangan, investasi, budaya dan kemanusiaan.

Lavrov mengatakan, apa yang disukai Rusia dari Kuba adalah hal ekonomi. Bidang tersebut menegaskan perubahan peran Kuba dari partner ideologi Rusia menjadi partner dalam perdagangan.
(lrn/irw)


Berita Terkait