" Usia bus sudah tua, lebih dari 20 tahun, oli transmisi kering sehingga menyulitkan sopir untuk pergantian gigi dan silinder kombinasi yang ada hubungan dengan rem tangan dan rem kaki tidak berfungsi, serta tromol rem aus dan kondisi ban gundul ", ujar Kapolres Garut, AKBP Rusdi Hartono, di Garut, Rabu (28/1/2009).
Bus Kramat Jati tersebut masuk jurang sedalam 100 meter di Malangbong, Garut, Senin 26 Januari, dan menewaskan 6 orang penumpang termasuk supir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keterangan lainnya disebutkan bahwa sopir, Enjang Saefulah (korban tewas) sesaat sebelum terjadi kecelakaan dalam keadaan segar bugar dan tidak mengantuk," pungkas Rusdi.
(lrn/irw)











































