"Saya malah baru tahu ada hubungan badan dari media massa. Padahal saya tahunya cuma nyanyi-nyanyi," kata Fitri (36), warga sekitar yang rumahnya berjarak 10 rumah, Rabu (28/1/2009).
Fitri mengaku kerap mendengar para pengikut aliran itu hanya menyanyikan lagu-lagu Jawa dan lagu nasional. Menurut dia, Agus tidak mengobral ajarannya ke sembarang orang di luar lingkungan padepokan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Markas aliran Satria Piningit Weteng Buwono yang letaknya di Kebagusan IIΒ RT 10 RW 06 nomor 37, Jakarta Selatan tampak sepi.
Pengikut Agus pun kini lebih tertutup memberikan informasi dibanding hari sebelumnya. "Maaf biar tidak simpang siur, satu orang saja yang memberikan keterangan," elak salah satu pengikut yang tidak mau disebut namanya. (asp/aan)











































