"Seperti yang telah saya katakan dalam pidato inaugurasi saya, jika negara-negara seperti Iran bersedia melepas kepalan tangan mereka, mereka akan mendapatkan uluran tangan dari kami," kata Obama.
"Sangat penting untuk memastikan kita menggunakan semua alat kekuatan AS, termasuk diplomasi, dalam hubungan kita dengan Iran," imbuh Obama seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (27/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dialog dan diplomasi harus sejalan dengan pesan sangat tegas dari AS dan komunitas internasional bahwa Iran perlu memenuhi kewajiban-kewajibannya seperti ditentukan Dewan Keamanan PBB," tegas Rice.
"Dan penolakannya terus-menerus untuk melakukan hal itu hanya akan menyebabkan tekanan meningkat," pungkasnya.
Kelima anggota tetap Dewan Keamanan PBB: Inggris, China, Prancis, Rusia dan AS plus Jerman telah menawarkan insentif ekonomi dan energi jika Iran menghentikan program pengayaan uraniumnya.
Namun Teheran bersikeras terus melanjutkan aktivitas nuklirnya, yang dituding Barat sebagai upaya memproduksi senjata nuklir. Iran menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai yakni sebagai pembangkit energi.
(ita/iy)










































