Rokok Sedikit Membunuh, Banyak Menghidupi Manusia

Rokok Sedikit Membunuh, Banyak Menghidupi Manusia

- detikNews
Senin, 26 Jan 2009 18:22 WIB
Rokok Sedikit Membunuh, Banyak Menghidupi Manusia
Jakarta - MUI mengeluarkan fatwa haram merokok bagi anak-anak, remaja, dan wanita hamil. Dukungan dan kritik mengalir terkait keputusan ini. Dan salah satu kritik datang dari mantan Rektor IAIN Raden Fatah Palembang Dr Jalaluddin.

"Rokok itu membuat lapangan pekerjaan jutaan orang, dari yang berkebun tembakau,
buruh pabrik, hingga yang berdagangnya. Jadi, lebih banyak yang mana, rokok yang
membuat orang mati atau menghidupi orang," kata Jalaluddin melalui sambungan telepon Senin (26/1/2009) sore.

Jalaluddin berpendapat rokok itu lebih banyak menghidupi manusia dibandingkan membuat mati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau ada remaja, ibu hamil, dan anak-anak merokok, ya itu artinya ada persoalan
di dalam rumah tangga. Secara psikologi, mereka yang merokok itu sebagian sebagai
pelarian emosi, pengobatan, broken home. Jadi, mengharamkan rokok tidak
menyelesaikan persoalan yang ada. Mereka yang terkena sakit jantung itu kebanyakan
lantaran pikiran dibandingkan asap rokok," terangnya.

Jadi, lanjutnya, lebih baik merokok itu sifatnya makruh saja. "Kalau masih membantu seorang penulis, menghilangkan stres, ya tidak apa-apa," tutupnya. (tw/ndr)


Berita Terkait