Pantauan detikcom, Senin (26/1/2009), ribuan pengemis yang sudah menunggu di luar pintu pagar Wihara Dharma Bakti Jl Kemenangan I, Glodok, Jakarta Barat tidak semuanya kebagian angpau.
Para pemberi angpau yang datang ke Wihara memang lebih sedikit dari tahun-tahun sebelumnya. Mereka pun memberi angpau hanya dalam ribuan rupiah saja. Alhasil sejumlah pengemis tampak kecewa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yani yang sudah rela tidur di emperan sekitar Wihara selama 3 hari harus rela pulang tanpa membawa apapun. Menurut Yani, tahun 2009 lebih sedikit ribet karena banyak dilarang polisi untuk masuk ke halaman Wihara.
"Pembagiannya biasanya tertib dan lancar walaupun banyak yang datang. Sekarang ribet banyak dilarang-larang petugas," keluhnya.
Begitu juga dengan Siah (43). Warga asal Mauk, Tangerang, Banten ini malah hanya mendapatkan Rp 4.000 dari pemberi angpau. "Saya nunggu dapat Rp 11.000 baru bisa pulang buat ongkos," kata Siah.
Ribuan peminta-minta akhirnya membubarkan diri setelah para umat Budha yang beribadah keluar Wihara. (gus/gah)











































