Bahkan hampir setiap hari selalu ada TKI yang mengadukan nasibnya yang telah di-PHK ke perwakilan Indonesia di Kuala Lumpur.
"Setiap minggu, setiap hari, selalu saja ada TKI yang datang ke KBRI. Mereka melaporkan kalau telah di-PHK oleh perusahaan mereka," ujar Atase Tenaga Kerja KBRI Kuala Lumpur, Teguh Hendro Cahyono saat berbincang dengan detikcom di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (25/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teguh menjelaskan, sejak krisis ekonomi global semakin besar terasa akhir tahun lalu, sejumlah perusahaan di Malaysia melakukan langkah-langkah penyesuaian. Langkah-langkah tersebut seperti mengurangi jam atau hari kerja, menghentikan atau tidak memperpanjang kontrak kerja TKI yang sudah habis, dan tidak lagi mendatangkan pekerja baru.
"Karena faktor permintaan menurun 10-60 persen. Pengiriman TKI pun sekarang menurun drastis. Terutama untuk kerja di pabrik dan jasa. Kalau ladang relatif lebih stabil," pungkas Teguh. (rmd/nwk)











































