Hal itu disampaikan staf Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Duddy Ranawijaya menjawab pertanyaan peserta dalam Kolokium PPI Delft (Kopi Delft) di gedung Fakultas Mechanical Maritime & Material Engineering (3mE), Universitas Teknologi Delft (TU Delft), Delft, Belanda, Jumat (23/1/2009) sore.
Para peserta kritis menanyakan seputar peluang anak bangsa untuk dapat berkiprah serta turut ambil bagian dalam aktivitas eksplorasi migas di negeri sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dituturkan Yugi Sukriana, keterlibatan talenta ilmuwan-ilmuwan Indonesia, yang diantaranya merupakan para peserta Kopi Delft, diharapkan para anak bangsa itu bisa mengolah potensi alamnya sendiri secara mandiri.
Kopi Delft digelar secara rutin oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia Kota Delft (PPI Delft) sebagai sarana untuk saling berbagi danย berdiskusi tentang ilmu yang dipelajari di universitas- universitas di Delft serta mengaitkan relevansi ilmunya dengan kondisi Indonesia. (es/es)











































