Nelayan naas tersebut adalah Muhammad Choiri (18) asal Banyuwangi. Korban
tenggelam saat hendak menambatkan perahunya di pantai Kedonganan. Ia berusaha menambatkan perahu saat ombak tinggi agar tidak terseret arus pantai di pagi hari.
Ketika hendak menambatkan perahunya, korban yang masih di tengah laut dihantam ombak tinggi yang muncul secara mendadak. Korban pun terseret ke tengah laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
warga sekitar. Namun karena ombak sangat besar dan berbahaya, para nelayan
lainnya tidak berani menolong korban.
"Saya melihatnya mencoba berenang ke tepi pantai tetapi tak lama kemudian menghilang dari pandangan,β ujar nelayan lainnya Nur Wahid.
Kepala Pos Polair Kedonganan Ipda Wayan Sugiana mengatakan telah melakukan
proses pencarian korban dengan menyisir lokasi kejadian. "Kita terus berusaha mencari korban," kata Sugiana di pantai Kedonganan, Sabtu (24/1/2009).
Proses pencarian korban dilakukan tim gabungan dari Polair, SAR dan
Balawista (bala penyelamat wisata tirta). Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan alat selam. Namun hingga sore hari korban belum ditemukan.
"Pencarian akan kita lakukan esok pagi," ujar Sugiana.
(gds/nal)











































