Permintaan itu disampaikam pria yang biasa disapa Foke itu dalam Rapat Kerja Dewan Pengurus Pusat Forum Ulama Habaib Betawi (Raker DPP FUHAB), di Jakarta, Sabtu (24/1/2009).
"Peran ulama dan habaib Betawi mempunyai arti penting dan strategis dalam pembangunan di Jakarta. Saya harap para tokoh ulama dan habaib yang tergabung dalam FUHAB dapat menterjemahkan seluruh kebijakan Pemprov DKI dengan bahasa ulama sendiri, sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh seluruh warga Jakarta. Jadi ulama dan habaib harus mampu menterjemahkan segala informasi dengan baik," kata Foke.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentutnya dengan adanya pengertian dari para ulama dan habaib, warga bisa menerima dengan lapang dada dan memahami seluruh kebijakan Pemprov DKI. Makanya peranan FUHAB sangat penting. Karena ulama dan habaib adalah asetnya Betawi," ujar Foke.
Β
Selain itu, Fauzi juga meminta agar FUHAB dapat mengawasi dan memantau penyaluran dana program pemberdayaan masyarakat kelurahan (PPMK) yang dikelola oleh lembaga keuangan mikro di setiap kelurahan. Misalnya, anggota FUHAB bisa menjadi anggota atau pengurus lembaga keuangan mikro dalam menyalurkan dana sebesar Rp 1,5β2 miliar.
"Saya minta tolong FUHAB turut mengawasi penyaluran dana PPMK ini," harap Fauzi Bowo.
(djo/djo)











































