Menakertrans: Ayooo PHK!

Menakertrans: Ayooo PHK!

- detikNews
Sabtu, 24 Jan 2009 18:51 WIB
 Menakertrans: Ayooo PHK!
Jakarta - Di masa krisis, banyak pekerja di berbagai perusahaan dihantui gelombang PHK alias pemberhentian kerja. Namun Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno justru menggalakan gerakan PHK. Kok?

Jangan kaget dulu, PHK yang dimaksud di sini adalah Pokoknya Harus Kerja. Menurut Erman, dalam kondisi bagaimanapun, seseorang tidak boleh kehilangan kreatifitasnya sehingga akan selalu mempunyai pekerjaan.

Hal tersebut ditegaskan Erman saat mengunjungi pelatihan UKMKU yang berlokasi di Jln. Poncol Raya, Cirendeu, Jakarta , pada Sabtu (24/1/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ayo PHK. Tapi PHK yang ini Pokoknya Harus Kerja. Pemerintah, masyarakat dan dunia usaha menyatukan komitmen bersama dan bersinergi untuk membangkitkan semangat bersama untuk membangun negeri," kata Erman, dalam siaran persnya.

UKMKU adalah lembaga pelatihan dan wirausaha yang dikembangkan Wulan Ayodya. Krisis global yang berdampak pada meningkatnya angka pengangguran, membuat pelatihan yang diadakan setiap Sabtu dan Minggu ini banyak peminatnya. Bahkan, beberapa perusahaan meminta Wulan untuk memberikan pelatihan kewirausahaan kepada para korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Erman menyambut positif kegiatan pelatihan kewirausahaan seperti yang dilakukan UKMKU. Karena wirausaha juga merupakan salah satu solusi positif bagi korban PHK.

"Pesangon yang diperoleh dari perusahaan dapat dipergunakan sebagai modal usaha. Daripada uang pesangon langsung habis, lebih baik masyarakat secepatnya bisa bekerja di bidang apa pun, asalkan itu merupakan pekerjaan yang halal, tidak merugikan orang lain dan memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya," tambah dia.

ย Hal senada diungkapkan Wulan Ayodya. Oleh karena itu, pelatihan yang banyak diberikan adalah wirausaha di bidang kuliner. Sebab jenis usaha ini tidak memerlukan modal yang terlalu besar. "Sehingga uang pesangon mereka tidak habis," ujar Wulan. (djo/djo)


Berita Terkait