Bentrokan tersebut terjadi di depan Ambon Plaza, Jl Sam Ratulangi, sekitar pukul 13.30 WIT, Sabtu (24/1/2008). Awalnya hanya beberapa orang terlibat perkelahian, namun akhirnya pecah bentrok massa yang cukup besar.
Kedua kelompok saling lempar batu dan kejar-kejaran dengan berbekal senjata tajam. Setidaknya, sudah ada dua orang luka parah terkena sabetan parang dan dilarikan ke RS Gereja Protestan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama bentrokan terjadi, ratusan personel Brimob Polda Maluku tiba di lokasi kejadian. Polisi langsung memisahkan dua kelompok yang bertikai. Warga Kailolo didorong mendekati Pasar Madika sementara warga Desa Pelauw bertahan di sekitar Ambon Plaza.
Meski bentrokan sudah mereda, situasi di sekitar lokasi kejadian masih mencekam. Untuk mencegah bentrokan kembali meletus, ratusan Brimob dibantu personel TNI tetap berjaga-jaga di sekitar Ambon Plaza.
Hingga saat ini penyebab bentrokan antara kedua warga desa itu masih belum diketahui. Namun ada dugaan, penyebab bentrokan adalah dendam lama. Warga Desa Kailolo dan Desa Pelauw sebelumnya memang telah sering terlibat bentrokan. Pemicunya masalah sepele seperti perkelahian remaja. (djo/djo)










































