Saat detikcom mengunjungi kantor Adpel Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (23/1/2009), Sudiono tidak ada di ruang kerjanya. Sejumlah staf yang biasanya mengatur kunjungan tamu Sudiono juga tidak terlihat. Padahal hari ini, kantor Adpel Samarinda didatangi tim penyidik KNKT. Rombongan tim KNKT hanya diterima Kasi Penjagaan dan Keselamatan Adpel Syahbandar Samarinda Helmin.
Namun saat di konfirmasi mengenai isu ini, Helmin membantahnya. Menurutnya, isu pemecatan Sudiono tidak benar. Dia juga menegaskan, Sudiono pagi tadi masih masuk kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KM Teratai Samarinda tenggelam di perairan Majene, Sulawesi Barat. KM dengan jurusan Parepare-Samarinda ini diperkirakan mengangkut lebih dari 250 penumpang.
Penyebab kecelakaan hingga saat ini masih di lakukan penyelidikan. Namun ada dugaan, salah satu penyebabnya adalah mesin kapal memiliki spesifikasi lebih rendah dari seharusnya. Sebagai kepala Adpel, Sudiono dinilai bertanggung jawab atas keluarnya izin keselatan kapal tersebut. (djo/djo)











































