Departemen Luar Negeri (Deplu) memastikan mereka semua dalam kondisi baik.
"Kondisinya baik. Dubes di Kenya sudah komunikasi," kata juru bicara Deplu Teuku
Faizasyah di Deplu, Jl Pejambon, Jakarta, Jumat (23/1/2009).
Hingga kini proses negosiasi masih berlangsung antara pemilik Kapal asal Malaysia, tempat WNI tersebut bekerja dan para bajak laut.
"Saya berharap cepat ada kesepakatan angka sehingga para WNI bisa segera dikembalikan," jelasnya.
Tapi dalam negoisasi ini, dimana disebut-sebut pembajak meneminta uang tebusan US$ 3 Juta, pihak pemerintah Indonesia tidak terlibat. "Pembajak hanya berhubungan dengan pemilik kapal," imbuhnya. (ndr/irw)











































