Walhi Bali Demo Tolak Investor Kelola Danau Buyan

Walhi Bali Demo Tolak Investor Kelola Danau Buyan

- detikNews
Jumat, 23 Jan 2009 13:44 WIB
Walhi Bali Demo Tolak Investor Kelola Danau Buyan
Denpasar - Puluhan aktivis Walhi Bali berunjukrasa menolak privatisasi danau Buyan, Buleleng oleh investor PT. Anantara. Mereka menilai rencana itu akan menambah kerusakan lingkungan di Bali.

Aksi ini digelar puluhan aktivis di depan kantor Gubernur Bali, jalan Basuki Rahmat, Denpasar, Jumat (23/1/2009). Mereka berunjuk rasa dengan mengusung poster penolakan, di antaranya "lestarikan alam jangan dijual", "Buyan untuk rakyat, bukan untuk kerakusan", serta "Hukum tidak tegak Tri Hita Karana terdesak, Buyan jadi rusak".

Dalam aksinya, para aktivis mengenakan topeng wajah Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Aktivis Walhi juga berorasi serta meneriakkan yel-yel penolakan terhadap investor PT. Anantara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemberian izin investasi di kawasan tersebut akan menambah kerentanan ekologi dan memperparah kerusakan lingkungan di Bali," kata Koordinator Lapangan Bobi Andalan.

Aktivis juga mendesak Gubernur Bali menolak investor PT. Anantara mengelola danau Buyan. "Kita mendesak gubernur tidak memberikan rekomendasi kepada para investor," kata Bobi.

Danau Buyan yang terletak di Kabupaten Buleleng memiliki luas 478 ha. Sebanyak 60 ha di antaranya telah mengalami sedimentasi. Danau Buyan merupakan kawasan yang disucikan oleh umat Hindu.

PT Anantara berencana berinvestasi dengan mengembangkan danau dengan proyek Buyan Eko Culture Heaven. Danau Buyan akan dikembangkan menjadi kawasan wisata budaya dan lingkungan, pusat pertanian organik dan panggung budaya terapung di atas danau.

Sekda Bali Nyoman Yasa berjanji akan mengkaji proposal pengelolaan dana Buyan oleh PT Anantara. (gds/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini