Umi Saodah berhasil dievakuasi pada Kamis 22 Januari kemarin. Pada pukul 18.00 waktu setempat, Umi Saodah diserahterimakan dari Mr. Abu Jaโfar (Komite Rekonsiliasi Palestina/ Ikatan Ulama Palestina) kepada Counsellor Protkons KBRI Kairo, Muhammad Abdullah di pintu perbatasan Rafah Mesir.
"Koordinasi intens juga dilakukan dengan pihak kehakiman di Gaza guna memastikan izin evakuasi, mengingat status Umi Saodah masih dalam proses hukum dan tidak memiliki dokumen perjalanan," ujarย Sek III Pensosbud KBRI Kairo , Danang Waskito dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (23/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama proses evakuasi tersebut, KBRI Kairo dibantu berbagai pihak antara lain Bulan Sabit Merah Palestina, Bulan Sabit Merah Mesir, Aparat Keamanan dan Kehakiman Gaza di Palestina, dan MER-C Indonesia," imbuhnya.
Proses evakuasi terhadap Umi Saodah dimulai dengan komunikasi yang cukup panjang antara pihak KBRI Kairo dengan Bulan Sabit Merah Palestina, dan setelah memperhatikan situasi yang dinilai cukup kondusif dengan berlakunya gencatan senjata di Gaza. Dubes RI di Kairo memerintahkan tim evakuasi untuk segera menuju Rafah, Mesir pada Selasa 20 Januari lalu. Rencananya, tim bermaksud untuk memasuki Jalur Gaza Palestina, namun aparat berwenang Mesir tidak mengizinkan karena alasan keamanan.
(anw/iy)











































