Keyakinan itu disampaikan penasihat utama untuk Perdana Menteri (PM) Israel Ehud Olmert seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (23/1/2009).
"Saya tidak yakin pemerintahan itu akan berurusan dengan Hamas atau akan berbicara dengan Hamas," kata penasihat yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan di Tel Aviv.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penasihat Olmert tersebut tidak menyebutkan apakah Obama telah menyampaikan secara eksplisit kepada Olmert bahwa dia tidak akan berbicara dengan Hamas, kelompok yang menguasai Jalur Gaza tersebut.
"Jika komunitas internasional mulai bicara dengan Hamas, mereka akan meremehkan para moderat," kata penasihat tersebut menyebut pemerintahan Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang didukung Barat.
Hamas yang memenangi pemilu Palestina pada tahun 2006, telah diasingkan Barat karena menolak mengakui Israel dan menghentikan kekerasan.
(ita/iy)











































