Begitulah komentar pembaca terkait perbedaan metode sumpah presiden di AS dan di Indonesia. Tanggal 20 Januari, Presiden Obama sempat terdiam menyadari kesalahan ucapan sumpah Ketua MA yang menyumpahnya. Obama terdiam sesaat karena dia tentunya hafal urutan kata-kata sumpah 35 kata itu.
Apakah menghafal sumpah jabatan seperti di Amerika perlu ditiru agar pejabat kita selalu ingat pada sumpah jabatannya? "Tidak ada korelasi bahwa yang menghafal itu bakal lebih baik dan sebaliknya," komentar pengamat korupsi Zaenal Arifin Mochtar kepada detikcom, Kamis (22/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kan nggak punya. Dulu SBY janji tidak akan menaikkan BBM tapi ternyata naik juga. Dia kan nggak bisa dihukum," ujarnya.
Zaenal mengatakan, satu-satunya alat ukur yang ada untuk presiden hanya mekanisme 5 tahunan. "Itu pun hanya pemilu dan itu terlalu lama karena ingatan masyarakat yang pendek dan konteks pemilu di Indonesia yang tidak terlalu menarik," katanya. (ken/nrl)
