Diingatkannya, militer Israel bisa melancarkan serangan baru terhadap terowongan-terowongan yang dipakai untuk menyelundupkan senjata bagi kelompok Hamas. Terowongan tersebut terletak di bawah perbatasan Gaza-Mesir.
"Selama operasi yang telah kami lancarkan di Jalur Gaza, kami telah menghancurkan 150 terowongan, termasuk sebagian yang ditargetkan beberapa kali," kata Barak dalam televisi publik seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (22/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini disampaikan Barak beberapa jam setelah pasukan militer Israel ditarik sepenuhnya dari Jalur Gaza menyusul agresi selama 22 hari terhadap Hamas.
"Kami telah mencapai kesepakatan dengan pemerintah Mesir untuk menghentikan penyelundupan senjata melalui terowongan, namun pelaksanaannya akan butuh waktu. Saya harap itu akan berhasil," tandas Barak.
Selama agresinya di Gaza, Israel melakukan ratusan pengeboman. Setidaknya 1.300 warga Palestina tewas dalam serangan militer tersebut. Lebih dari 4 ribu orang lainnya mengalami luka-luka. (ita/iy)











































