TII diminta untuk tidak hanya merilis hasil risetnya, tetapi juga penjelasan metodologi secara menyeluruh.
"Publik jangan hanya disuguhi dengan hasil temuan saja, tetapi juga harus mengetahui hal-hal metodologis tersebut. Jangan-jangan ada udang di balik batu," tegas Ketua FPPP DPR Lukman Hakim Saifudin kepada detikcom via SMS, Kamis (22/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana metodologinya? Siapa respondennya? Bagaimana metode penarikan samplingnya? Bagaimana model pertanyaannya? Siapa penyandang dana survei tersebut? Dan lain-lain," paparnya.
Apakah ini sudah menjurus ke fitnah? "Saya tak tahu. Saya khawatir begitu, kalau tidak diklarifikasi dengan hal-hal yang saya pertanyakan tadi," jawabnya.
(lrn/anw)











































