"Tentara terakhir meninggalkan Jalur Gaza pagi tadi," kata juru bicara militer Israel kepada kantor berita AFP, Rabu (21/1/2009).
"Akan tetapi militer tetap dikerahkan di sekitar Jalur Gaza untuk berjaga-jaga terhadap setiap kejadian," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, lebih dari 1.300 warga Palestina telah terbunuh sejak Israel melancarkan agresi militernya ke Gaza pada 27 Desember 2008. Di antara korban tewas tersebut termasuk sekitar 410 anak dan 100 wanita. Sekitar 5.300 orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk 1.855 anak dan 795 wanita.
Biro Statistik Palestina melaporkan 4.100 rumah hancur total dalam serangan Israel. Dan sekitar 17 ribu rumah lainnya mengalami kerusakan.
Sekjen PBB Ban Ki-moon mengkritik Israel yang menggunakan kekuatan berlebihan di Gaza. Namun pemimpin badan dunia itu juga mengecam serangan roket Hamas terhadap Israel selatan.
Ban merupakan pemimpin dunia pertama yang berkunjung ke Gaza sejak Israel menghentikan agresinya. Dia mengaku syok melihat kehancuran Gaza. (ita/iy)










































