"Yang kita sudah mintai keterangannya, seorang satpam di gedung sebelah TKP, polisi keamanan dalam Kedubes Mesir dan polisi di kediaman Dubes AS," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Abubakar Nataprawira, di ruang kerjanya, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (21/1/2009).
Tindak pelemparan bom molotov di Kedubes Mesir, Jl Imam Bonjol, Jakarta, berlangsung pukul 15.40 WIB Selasa (20/1/2009) kemarin. Berdasar keterangan saksi, pelaku pelemparan adalah dua orang yang berboncengan sepeda motor.
Dua bom mengenai dinding pagar luar Kedubes Mesir dan meninggalkan bekas gosong. Semetara sisanya gagal meledak karena tersangkut di dahan pohon. Polisi menjadikan pecahan botol dan bom yang tidak meledak itu sebagai barang bukti.
Tidak berfungsinya CCTV di Kedubes Mesir juga sangat disayangkan karena menyulitkan proses indentifikasi para pelaku. Hingga kini polisi masih terus berupaya mengejar para pelaku berdasar keterangan tiga orang saksi yang ada.
"Sayang sekali CCTV-nya tidak berfungsi sehingga kita tidak bisa melihat (kronologi kejadian)," keluh Abubakar.
(lh/iy)











































