Tapi kali ini penyesalan JK soal usia tidak berkaitan dengan politik. Tapi gara-gara olahraga Pencak Silat.
Ceritanya, Rabu (21/1/2009), sejumlah pendekar pencak silat dari pengurus pusat Ikatan Pencak Silat Indonesia NU Pagar Nusa mendatangi kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan.
Puluhan pendekar berseragam hitam-hitam ini beraksi dengan mempertontonkan gerakan-gerakan atau jurus silat di depan JK. Sebagian dari mereka berambut gondrong. Bahkan ada yang mengenakan sorban hitam yang diikatkan di kepala.
Kedatangan mereka ke rumah dinas JK itu selain bertujuan untuk bersilahturahmi, mereka juga mengundang JK untuk menghadiri rakernas yang akan digelar pada akhir Januari 2009.
Sebelum aksi dimulai, JK sempat memberikan sambutan yang disertai guyonan ringannya. "Seandainya saya masih muda, saya juga akan bergabung dan belajar pencak silat," canda JK disambut gelak tawa peserta.
Menurut JK, pencak silat bukan hanya sekadar warisan. Tetapi juga telah menjadi olahraga keseharian. Bahkan di Asian Games, pencak silat sudah menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan. (gus/iy)











































