"Ini hari yang hebat menjadi warga Amerika," kata Roger Germann di Chicago, Illinois.
"Betapa hari yang membanggakan bagi kami semua. Kami telah menunggu lama," imbuh pria tersebut seperti dilansir media CNN, Rabu (21/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka bersorak-sorai, mereka bertepuk tangan," kata guru Marta Rendon. "Ketika mereka mendengar pidato Obama, mereka bertepuk tangan dan menjerit-jerit. Itu benar-benar mengagumkan," tuturnya antusias.
"Bagi saya, sebagai imigran, sangat berarti melihat seorang anak imigran, bukan cuma seorang Amerika-Afrika tapi seorang anak imigran, menduduki posisi tertinggi di tanah air," kata Rendon.
"Ada harapan. Dan saya berharap untuk meneruskan harapan itu pada anak-anak saya," pungkasnya.
Di Birmingham, Alabama, Fred Jemison menaruh harapan besar untuk pemerintahan Obama. "Hal terbesar yang saya harapkan adalah kesatuan di seluruh negeri secara rasial dan politik," tegasnya.
Di Atlanta, Georgia, ratusan orang berkumpul di tengah cuaca dingin di Centennial Olympic Park untuk menyaksikan pelantikan Obama melalui dua layar proyeksi. "Ini hebat," cetus Marisa Jackson. "Dia memberikan harapan pada masyarakat. Anda bisa lihat itu di wajah-wajah mereka," imbuhnya. (ita/nrl)










































