Diperkirakan uang sekitar Rp 25 juta yang ada di dalam mesin ATM digondol penjahat. Aparat Polres Sleman saat ini masih melakukan penyelidikan.
Kapolres Sleman AKBP Suharsono kepada wartawan di Mapolres, Jl Magelang Km 12, Sleman, mengatakan mesin ATM yang ada di depan sebuah resto di Jl Colombo, Samirono, Catur Tunggal, Depok, itu pertama kali diketahui dibobol penjahat oleh penjaga malam resto bernama Dwi sekitar pukul 06.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang tersebut kemudian memberitahu Dwi yang berada tidak jauh dari ATM. Sekitar pukul 09.00 WIB, kasus pembobolan itu dilaporkan ke Polres Sleman.
"Total kerugian berdasarkan laporan petugas di bank di atas Rp 25 jutaan. Mesin ATM itu untuk uang pecahan Rp 50 ribuan," kata Suharsono.
Menurut dia, berdasarkan penyelidikan sementara di lokasi kejadian dan beberapa saksi mata, diperkirakan pelaku lebih dari 3 orang. Penjahat juga sudah mempelajari sekitar lokasi. Dari beberapa mesin ATM milik berbagai bank yang dipasang di kawasan dekat kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu hanya mesin ATM tersebut yang diincar penjahat. Kawasan itu setiap pagi hingga malam hari selalu ramai dilalui pengguna jalan.
Penjahat menggunakan mobil roda empat jenis Toyota Innova. Setelah mobil diparkir di depan pintu ATM, penjahat kemudian masuk dan langsung merusak mesin ATM yang diletakkan di tempat itu hanya dengan cara dicor semen. Di dalam ruangan itu juga tidak dilengkapi kamera CCTV.
"Kami masih melakukan penyelidikan, hanya saja kami agak kesulitan karena tempat itu tidak ada CCTV," katanya. (bgs/nrl)











































