Anak jalanan yang tergaung dalam Gerakan Persaudaraan Pemuda (Gema) Keadilan Sumatera Utara itu, long march dari Lapangan Merdeka, Medan. Uniknya long march itu dilakukan dengan cara jalan mundur, hal ini dinyatakan sebagai bentuk penghinaan kepada Amerika Serikat yang dinilai tidak akan membawa angin segar terhadap perdamaian di Palestina. Amerika membawa kemunduran bagi dunia.
Selain itu, dalam aksinya anak jalan juga menyeret bendera Israel menggunakan sepeda motor. Setelah tiba di depan Uniland, bendera itu kemudian diinjak-injak dan kemudian dibakar, disambut sorak-sorai.
Salah seorang anak jalanan, Fauzan, menyatakan, Presiden Amerika Serikat terpilih Barack Obama tidak akan punya sikap atas agresi Israel ke Jalur Gaza.
"Kami tidak percaya Obama, dia pasti akan berpihak ke Palestina. Amerika tetap antek Israel," kata Fauzan yang sehari-hari bekerja sebagai pengamen di sejumlah persimpangan jalan di Medan.
Aksi ujuk rasa puluhan anak jalanan yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian tersebut berakhir sekitar pukul 12.30 WIB. Kemacetan lalu-lintas yang sempat terjadi karena demo tersebut, berangsur lancar kembali.
(rul/nrl)











































