"Jumlah bus tidak memadai, ini menyebabkan jamaah sulit beribadah di Masjidil Haram," kata anggota Tim Independen Pemantau Haji Indonesia (TIPHI) Syahid Mulyono di Jakarta Media Center (JMC) Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (20/1/2009).
Akibat kekurangan bus, banyak jamaah yang harus menaiki mobil bak terbuka dan naik ojek untuk menuju Masjidil Haram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(nal/iy)











































