Menurut Ketua KPK Antasari Azhar, untuk mengembangkan kasus ini pihaknya bahkan menjalin koordinasi dengan Bank Indonesia, Departemen Keuangan dan PPATK.
"Untuk mengetahui rekening itu yang bikin siapa, atas nama siapa, dibuat untuk untuk apa," ujar Antasari kepada wartawan di GOR Sumantri, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Desember 2008 lalu, Depkeu melapor kepada KPK perihal adanya rekening liar di sejumlah instansi. MA menjadi pemilik rekening terbanyak dalam kasus ini.
(mok/mok)











































