"Saya nggak usah neko-neko, yang pentingnya mayatnya dibawa pulang. Semuanya saya serahkan ke Pertamina karena dia sedang tugas (saat meninggal)," ujar Dulmajid yang ditemui di RSCM, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2009).
Sebelumnya, diakui Dulmajid, dia tidak yakin jika yang menjadi korban adalah adik kandungnya sendiri. Terlebih dengan kondisi mayat yang sudah rusak parah akibat terbakar. Tapi keyakinannya pudar setelah dia diyakinkan oleh Pertamina. Selain itu, Dulmajid juga kenal betul dengan postur tubuh yang dimiliki adiknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dulmajid, Zaenudin telah bekerja selama 3 tahun di Depo Pertamina sebagai security. Kedua orang tua mereka juga telah lama meninggal dunia.
(mok/mok)











































