Perampokan bersenjata ini terjadi di travel Laena Tour yang berlokasi di kompleks ruko Pura Alit, jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, pukul 02.00 wita, Senin (19/1/2009). Aksi perampokan ini dilakukan oleh empat orang dengan membawa senjata berupa pistol. Para korbannya sebanyak lima orang, yaitu empat karyawan dan seorang satpam.
Perampok yang beraksi tanpa cadar ini masuk ke ruko melalui pintu depan yang terbuka. Saat itu, kelima korban tengah asik menikmati pertandingan sepak bola di layar kaca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah korban tak berdaya, pelaku dengan leluasa beraksi di dalam ruko tersebut. Setelah mengobrak-abrik seisi ruko serta mengambil uang Rp 30 juta para pelaku kabur.
"Kita maunya melawan tapi takut juga. Setelah mengambil uang mereka kabur," kata salah seorang korban yang bertugas sebagai Satpam Gede Swasta saat menjalani pemeriksaan di Polsek Kuta.
Kapoltabes Denpasar Kombes Polisi Alit Widana mengatakan tengah menyelidiki kasus perampokan tersebut. "Kita sudah membuat sketsa wajah dua orang pelaku berdasarkan keterangan para saksi korban," katanya di Mapoltabes Denpasar, jalan Gunung Sang Hyang, Denpasar, Senin (19/1/2009.
Sebelumnya, terjadi aksi kriminal yang meresahkan warga Denpasar, di antaranya pencukilan mobil dan penodongan dengan senjata tajam di Denpasar. Diduga pelakunya adalah sindikat pelaku kriminal yang beraksi di Bali. Hingga saat ini kasus ini masih dalam penyelidikan. (gds/djo)











































