Kepastian identitas mayat tersebut disampaikan oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Jakarta Utara AKP Eko Setyo kepada wartawan di Mapolres Jakarta Utara, Senin (19/1/2009). Eko Setyo menjelaskan hal ini berdasarkan pengakuan Suryaman, karyawan Depo Pertamina Plumpang.
Mayat Zaenudin ditemukan oleh Suryaman (33) sekitar pukul 16.20 WIB. Mayat gosong itu tergeletak terlentang sekitar 50 meter dari tanki 24 yang terbakar habis. Mayat dalam kondisi gosong dan rusak. Namun, Suryaman masih bisa mengenali bahwa mayat itu adalah Zaenudin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan keterangan Suryaman ke polisi, Zaenudin saat itu memang sedang bertugas. Jadwal piket dia seharusnya dari pukul 14.00 hingga 20.00 WIB. Saat kebakaran terjadi, Zaenudin saat itu sedang melakukan kontrol terakhir sebelum mengakhiri tugasnya. Namun, setelah itu kebakaran terjadi dan Zaenudin hilang.
Hingga pukul 18.30 WIB, Suryaman masih dimintai keterangan di Mapolres Jakarta Utara.
Dengan dipastikannya bahwa mayat itu adalah Zaenudin, maka informasi ini klop dengan berita hilangnya seorang karyawan bernama Zaenudin pasca kebakaran tersebut. Zaenudin diketahui beralamatkan di Gang Gaji Amid RT 12/05 Jalan Tipar-Cakung, Jakarta Utara, tak jauh dari Depo Plumpang.
Sebelumnya, sejumlah karyawan Depo Pertamina Plumpang melaporkan hilangnya Zaenudin. Sepeda motor Zaenudin ada di Depo, namun keberadaan Zaenudin tak diketahui. Saat ditemui di rumahnya, mereka juga tak menemukan Zaenudin. Ternyata Zaenudin menjadi korban tewas ganasnya api kebakaran Depo Plumpang. (asy/gah)










































