"Saya heran ini terjadi menjelang pergantian Dirut Pertamina. Saat Ari Sumarno (Dirut Pertamina sekarang, red) baru naik dulu, Kantor Pertamina juga terbakar," ujar Alvien Lie di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2009).
"Apakah ada politik internal atau bagaimana, harus diusut siapa direktur yang bertanggung jawab atas kebakaran dan kerusakan instalasi," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Alvin menjelaskan, Depo Pertamina di Plumpang adalah salah satu instalasi vital yang dimiliki Pertamina. Sehingga, kata dia, meledaknya Depo di Jakarta Utara itu adalah kejadian yang luar biasa.
"Plumpang adalah instalasi vital yang penanganannya berlapis-lapis. Ini bisa kebobolan, luar biasa," pungkasnya.
(lrn/anw)











































